2013/01/03

Judul

Tidak ada yang lebih membahagiakan
Dari tahu bahwa kita dicintai
(Tidak ada rima; salahkanlah cinta)

Saung Gintung D12

2013/01/01

Tidak Peduli

Ingin rasanya
Sekali saja
Saya jadi
Tidak peduli

Bebaskan diri
Dari keharusan
Untuk menjalani
Segala urusan

Tapi siapa saya
Bukan orang kaya
Apalagi Raja
Yang bisa sesukanya

Mungkin saya bisa
Jadi tidak peduli
Tapi hanya ada
Dalam diri sendiri

Saung Gintung D12

Tidak Dijudulkan

I
Bermula tahun dua ribu sebelas
Rima di sini ada sembilan
Keinginan menulis masih pelan
Isinya juga kalah kelas

Tahun dua ribu dua belas
Jumlah rima di sini hanya bertambah tiga belas
Angka itu menunjukkan dengan jelas
Penulisnya masih sangat, sangat malas

Sekarang tahun dua ribu tiga belas
Entah rimanya bertambah berapa belas
Saya juga tidak membuat batas
Semoga saja jumlahnya naik ke atas

II
Sudah seperti apa perkembangan rima di sini?
Tampaknya tidak banyak yang bisa dibanggakan
Miskin masih jadi representasi dari pilihan diksi
Efeknya kepada pemirsa juga tidak signifikan

III
Saya orang yang mudah lupa
Kelemahan yang fatal buat penulis rima
Satu masa terpikir kata-kata brilian
Tak lama setelahnya seperti hilang ingatan

Untuk itulah rima ini dibuat tiga bagian
Dimana masing-masingnya tidak beraturan
Tapi masih berhubungan,
Ya kan?

Saung Gintung D12

Halo, Saya Kembali!

Halo, saya kembali
Sudah lama sekali tidak main ke sini
Menulis rima sambil haha-hihi
Mengungkapkan perasaan biar tidak mati

Tidak ada
Itu mungkin jawabannya
Untuk apa?
Orang-orang yang merindukan (rima-rima) saya

Ah sudahlah
Memikirkan yang tidak ada membuat gerah
Tapi bukan artinya saya menyerah
Bersiaplah..

Rima-rima saya akan terus datang, dan melimpah!

Saung Gintung D12